Aplikasi Termokimia (Kompres Portable)

Persija …. Persija…

Persija Jakarta

Macan Kemayoran

Tunjukan aksimu

Raih kemenangan..

 

Sayup-sayup terdengar yel-yel yang dinyanyikan oleh para suporter Jakmania untuk memberi dukungan untuk Persija Jakarta di antara gegap gempitanya suporter Arema Cronus. Pertandingan pembuka QNB League 2015 yang mempertemukan Arema vs Persija berlangsung ketat. Kedua tim saling jual beli serangan.

Ehh.. tunggu, ini kok jadi bahas pertandingan sepakbola? smiley

Awalnya karena rasa penasaran, pasti pernahkan saat nonton pertandingan sepakbola, ada pemain yang kena tackling dari lawan kemudian tim medis akan masuk ke lapangan dan menyeka bagian yang sakit dengan benda seperti kompres? Setelah mencari tahu, ternyata itu adalah kompres portable. Setelah cari tahu lebih jauh, baru tahu kalau kompres portabel ini, ternyata salah satu bentuk aplikasi dari ilmu kimia, tepatnya termokimia–reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.

Kompres portable sendiri ada dua macam yaitu cold pack dan hot pack.

1. Cold pack

cold pack

berupa kantong plastic dua lapis. Bagian dalam kantong berisi serbuk ammonium nitrat dan bagian luar yang mudah pecah berisi air. Ketika bungkusan dipijat, maka kantong plastic berisi air akan pecah, dengan sedikit pengocokan ammonium sulfat akan larut dalam air. Reaksi pelarutan ammonium sulfat merupakan reaksi endoterm yang ditandai dengan penurunan temperature. Secara termokimia, penurunan temperature pada cold pack yang mengandung 120 gram Kristal ammonium nitrat (Mr = 80) dan 500 mL air dapat dihitung sebdagai berikut.

NH4NO3 = 120 gr = 120/80 = 1.5 mol

Total kalor diserap = 1,5 Mol X 26 Kj/Mol = 39 Kj = 39000 J

Jika Q = m × c × ∆T 39000 = 500 × 42 × ∆T ∆T = 18,6 o

Jadi, suhu larutan akan turun sebesar 18,6 oC.

Kantung dingin yang berisi amonium nitrat tidak dapat didaur ulang (sekali pakai), sebab larutan amonium nitrat suka dikristalkan kembali, selain itu harga amonium nitrat relative murah.

 

2. Hot pack

HotPack

berisi natrium tiosulfat cair serta bentuk Kristal induk yang berada di pojok kemasan. Apabila induk Kristal ditekan akan terjadi kristalisasi pada natrium tiosulfat cair. Natrium tiosulfat bertahan dalam kondisi cair di bawah titik bekunya (480C), fenomena ini disebut keadaan super dingin kondisi itu (super-cold). Pada kondisi itu apabila ada sedikit saja Kristal Na2S2O3 akan diikuti oleh pengkristalan seluruh Na2S2O3 cair. Proses kristalisasi ini meruapakan reaksi eksoterm dengan kenaikan temperature sampai 48 oC. kantung ini dapat dipakai ulang dengan memanaskan packing pada air hangat hingga natrium tiosulfat akan mencair kembali. Kantung penyeka panas portabel yang lain berisi serbuk besi dan garam dapur serta gas oksigen. Kantong jenis ini berupa kantong plastic yang sangat kuat agar tidak ada gas oksigen yang bocor serta dapat menahan tekanan gas oksigen.

ada juga video eksperimen tentang cold pack dan hot pack dapat dilihat di bawah ini.

 

 

 

3 thoughts on “Aplikasi Termokimia (Kompres Portable)

  1. Surya AWS

    Sipsip, bagus. Tadinya tak kira aplikasi software, ternyata aplikasi pemanfaatan. Hehee :)

  2. Isnaini

    wah iya baru sadar ada arti lain dari kata aplikasi :)

  3. Sarah Salsabila

    Vidionya kerenn !!

Tinggalkan Balasan